Minggu, 12 Desember 2010

tips memilih RAM yang baik

                                  Tips memilih RAM yang baik

1.      Ketersedian slot yang disediakan oleh mobo ?
Type mobo ada yang menyediakan 2 slot,4 slot, dilihat dulu berapa yang tersedia : Misalnya, satu motherboard yang mempunyai toliransi kapasitas RAM sebanyak 1GB. Jika ditambah RAM melebihi 1GB, PC tetap akan membaca 1 GB tersebut, sisanya tidak akan terbaca. Beda jenis RAM tidak bisa dipasang dengan RAM yang berbeda.

2.      Perbedaan DDR dan DDR2 :
1. Memori DDR biasanya biasa ditemui pada kecepatan 266/333/400 Mhz sedangkan DDR2 pada kecepatan 400/533/667/800 Mhz.
2. DDR2 mengkonsumsi daya lebih rendah (1,8 volt) dari pada DDR (2,5 volt). Modul DDR memiliki jumlah kaki 184 pin sedangkan DDR2 berjumlah 240 pin.
3. CAS Latency (CL waktu tunggu dalam mengirimkan data) pada DDR biasanya berkisar pada angka 2,25 atau 3. pada DDR2 biasanya berupa angka 3,4 atau 5 clock. Namun pada DDR2 bisa terdapat pula Additional latency (AL) mulai 0,1,2,3,4 atau 5 clock. Jadi pada DDR 2 dengan CL4 dan CL1 akan memilki angka latency sebesar 5.
4. Controller internal pada DDR mengerjakan 2-bit data dari storage sedangkan DDR2 daat mengerjakan 4-bit sekaligus. DDR modul-modul mempunyai 184 kontak, sedangkan modul DDR2 mempunyai 240 kontak.
5. Memori DDR2 telah didukung oleh motherboard High-end. Kita mengcompile di bawah suatu daftar yang pendek dengan perbedaan-perbedaan utama antara memori-memori DDR2 dan DDR. DDR memori-memori secara resmi ditemukan dalam 266 MHz, 333 MHz dan 400 versi MHz, sedangkan memori-memori DDR2 ditemukan dalam Versi 400 MHz, 533 MHz, 667 MHz dan 800 MHz. Kedua jenis memori ini memindahkan dua data per siklus jam. Oleh karenannya clock yang terdaftarkan bersifat clock nominal, bukanlah riil. Untuk mendapat clock yang riil bagilah clock yang nominal dengan dua. Sebagai contoh, DDR2-667 memori sebenarnya bekerja pada 333 MHz.
6. DDR2 memori mengkonsumsi power yang lebih rendah yang dibandingkan dengan memori DDR. DDR memori disupply dengan power 25 V sedangkan memori DDR2 disupply dengan power 18 V.
7. Pada memori DDR, penghentian yang memberi hambatan penting bagi membuat pekerjaan memori ditempatkan di motherboard, selagi di memori DDR2, sirkit ini ditempatkan di dalam chip memori. Ini adalah salah satu pertimbangan kenapa tidak mungkin untuk memasang DDR2 memori pada socket DDR dan sebaliknya.
8. Pada memori DDR, “CAS Latency” (CL) parameter adalah waktu keterlambatan memori yang mengirimkan suatu data yang diminta ,dapat dari 2, 25 atau 3 siklus jam. Di memori-memori DDR2 CL dapat dari 3, 4 atau 5 siklus jam. Pada memori DDR2 tergantung pada chip ada satu latency tambahan (AL) dari 0, 1, 2, 3, 4 atau 5 siklus jam. Jadi di dalam suatu memori DDR2 dengan CL4 dan AL1, latency itu adalah 5.
9. Pada memori DDR2, menulis latency sepadan dengan baca latency ( CL +AL) kurang 1. Secara internal pengontrol di dalam memori DDR bekerja prapembebanan dua data Bits dari area penyimpanan (task yang dikenal sebagai “prefetch”) sedangkan pengontrol di dalam memori DDR2 memori berkerja dengan menloading empat bits pada awal.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar